Aktivitas Seksual Jadi Penyebab Utama Penularan HIV di Indonesia

Aktivitas Seksual Jadi Penyebab Utama Penularan HIV di Indonesia

Aktivitas seksual menjadi penyebab utama kasus HIV (Human Imunodeficiency Virus) di Indonesia. Ini dibuktikan dari data Ditjen P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan) Kemenkes RI Tahun 2017.

Ada beberapa cara penularan HIV, mulai dari hubungan seks yang tak aman, melalui transfusi darah yang terkena HIV, dan juga dari ibu yang terinfeksi HIV kepada janin/bayi pada masa kehamilan,ketika melahirkan atau menyusui.

Namun, ternyata penyebab utama kasus HIV di Indonesia sendiri adalah aktivitas seksual yang berisiko.

Menurut laporan perkembangan HIV-AIDS Ditjen P2PL Kemenkes RI, Triwulan II 2017, kejadian kumulatif kasus HIV di Indonesia hingga Juni 2017 yang dilaporkan adalah 255.527 orang. Sebanyak 72.4 persen dari kejadian HIV di Indonesia disebabkan oleh aktivitas seksual yang berisiko.

Baca Juga : BPOM Sebut Peredaran KanGen Water dalam Kemasan Langgar UU

“Yang rentan adalah semua orang yang berisiko karena pasangannya, terutama dengan perilaku seksnya,” ungkap dr Wiendra Waworuntu, M. Kes Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI saat acara Press Conference memperingati Hari AIDS Sedunia 2017.

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa penularan HIV semata-mata karena aktivitas seksual di luar nikah. Padahal bukan hanya terjadi karena sifat hubungan seksual tersebut, tetapi karena kondisi hubungan seksual di mana salah satu dari pasangan mengidap HIV.

“Jika pasangan tidak terinfeksi HIV, tidak ada risiko penularan. Jadi ikutilah petunjuk seks yang aman agar tidak terjadi penularan HIV,” tutup dr Wiendra.

Related posts

Leave a Comment